Hola pak, selamat ya, kalau bapak sampai ke sini, berarti bapak masuk kategori "Lelaki Sadar" nih woohoo! Bapak Milenial adalah wadah kita tukar pikiran berbagi skill, ide dan peluang, untuk para "Lelaki Sadar" untuk bisa tetap asik dan Produktif menghasilkan meski #dimanasaja. Pokoknya bahasannya ngga jauh dari Money, Love & Mature. Agar Menjadi Bapak Milenial Yang Asik Bagi Keluarga, Sehat Mental & Sehat Finansial.

see more
Public
Education
4
Aizelu Aldrin Alnandi
26 August, 06:30
Ironis itu semisal ada orang yang bertutur kata perlu duit segala rupa, lalu protes dan merintih kesana kemari ngga jelas ujungnya.

... View More
Ironis itu semisal ada orang yang bertutur kata perlu duit segala rupa, lalu protes dan merintih kesana kemari ngga jelas ujungnya.

Tapi ketika diberi solusi berupa peluang usaha, eeeeh... belum apa-apa udah berkata tidak duluan.

Hidup memang gitu sih, akan ada aja orang yang fokus pada solusi dan akan ada juga sebagian besar yang fokusnya itu cari masalaaaah.. terus. Tapi biarlah yang mau saja yang WA ke 0812-2107-9039.

#digitalnetworkerlife
#digitalnetworkeraja

image-post

0
Comment
0
Aizelu Aldrin Alnandi
25 August, 20:13
Okay, lanjutin yang tertunda soal cara investasi.

Cara Lump Sum ini berbeda dengan DCA yaa pak.
... View More
Okay, lanjutin yang tertunda soal cara investasi.

Cara Lump Sum ini berbeda dengan DCA yaa pak.

Yang cara DCA alias Dollar Cost Averaging ada di postingan sebelum ini. Cari aja atau klik link yang ini >>> http://tribelio.co/4vtj5

Kalau cara DCA adalah dengan mencicil, maka cara Lump Sum ini adalah dengan setoran langsung besar di awal belanja. Jadi sekali beli langsung gede di awal, misalkan langsung beli 1 Milyar atau 500 Juta atau 100 Juta.

Tentunya cara Lump Sum ini ada kelebihannya.

Kelebihan yang pertama adalah cara ini cocok untuk mereka yang memiliki pendapatan tidak rutin. Kemudian prinsipnya adalah sekali beli trus 'lupakan'. Nanti diambil lagi saat sudah 2 tahun lagi, 3 tahun lagi atau 5 tahun lagi.

Kelebihan selanjutnya, cara Lump Sum ini memberikan dividen atau imbal balik yang lumayan besar, karena modal awal sudah besar. Jadi istilah 'hidup dari dividen' itu benar adanya kalau punya modal gede dulu. Kalau belinya 500ribu dan cuma sekali tapi mengharapkan imbal balik puluhan juta rasanya halu banget dah pak.

Ada kelebihan tentunya juga ada kebalikannya.

Cara Lump Sum ini ngga cocok untuk modal kecil. Kemudian juga mesti belajar cara menentukan timing beli, agar pada saat beli di waktu dan harga yang cocok dengan modal besar, ngga lama kemudian harga sahamnya naik tinggi.Jangan sampai pada saat investor beli dengan dana besar di awal, eeeh ternyata waktunya ngga pas dan ngga lama kemudian harga sahamnya turun dalam.

Dan jika sudah begitu biasanya akan melibatkan emosi, dan akan mentriger rasa takut dan tamak.

Jadi pilih DCA atau Lump Sum?
Balik lagi, ukurlah kemampuan diri, waktu, tenaga dan uang masing-masing ya pak.

Cheers ๐Ÿฅ‚

image-post

0
Comment
0
Aizelu Aldrin Alnandi
12 August, 15:24
Menyambung tulisan kemarin yang membahas teori atau cara membeli saham untuk investasi, yang belum sempat baca bisa meluncur ke sini ya >>> http://tribelio.co/4vq67
... View More
Menyambung tulisan kemarin yang membahas teori atau cara membeli saham untuk investasi, yang belum sempat baca bisa meluncur ke sini ya >>> http://tribelio.co/4vq67

Trus yang mau ebook gratis ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ถ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐Ÿฑ๐Ÿฌ ๐—๐˜‚๐˜๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ป bisa cek di https://tribelio.page/aizelu


Oke lanjutโ€ฆ
Jadi gini pak, sebenarnya ngga ada yang lebih baik di antara keduanya.

Kalau Dollar Cost Averaging itu artinya bapak membeli saham dengan cara mencicil. Jadi pas ada duit, beli.. pas ada duitnya beli lagi, ada lagi duitnya ya beli lagi. Jadi ngga mesti nunggu seminggu sekali atau sebulan sekali, pokoknya pas ada duit lebih dan nganggur ya belikan ke saham.

Intinya mesti konsisten beli, dan abaikan harga sahamnya pada saat itu, ngga pake analisa teknikal, karena biasanya orang-orang yang pake cara DCA ini udah mantap dengan kinerja perusahaan si sahamnya itu. Dan nominalnya bisa menyesuaikan.

Kata kunci untuk menggunakan cara DCA ini adalah DISIPLIN BELI/BELANJA.

Kelebihan dari DCA ini yang pertama adalah menghindari kesalahan timing beli.

Kan kadang ada tuh orang-orang yang ngeluh begini "๐˜ธ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ, ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ, ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ (isi sendiri lah ya).."

Selain itu cara DCA ini menghindari para investor dari rasa takut dan tamak (fear and greedy). Selain itu kalau memakai DCA ini seorang investor ngga perlu belajar timing beli. Dan cara DCA ini boleh dikatakan cocok untuk tipikal masyarakat Indonesia yang hampir sebagian besar berprofesi sebagai karyawan.

Di mana secara umum para karyawan itu menerima penghasilan atau bonus (jika ada) sebulan sekali.

Namun di balik kelebihan yang tadi, cara DCA ini juga punya kekurangan yaitu tidak mudah untuk disiplin. Pas dapat duit atau pas dapat bonus, eh malah beli keperluan yang lain yang akhirnya ngga jadi belanja saham, hehehehe..

Trus karena belanja sahamnya dicicil maka otomatis nominal bagi hasil alias dividennya juga kecil, kecil banget malah, kan jumlah lotnya juga ngga banyak.

Selain itu menuntut kesabaran ekstra, sebab tipikal orang Indonesia itu hampir sebagian besar inginnya dengan modal kecil dan waktu yang cepat bisa mendapatkan hasil yang besar dan banyak. Tapi percayalah, tidak ada investasi yang seperti itu.

Oiya satu lagi, cara DCA ini ngga cocok buat kaum investor yang agresif.

Lalu bagaimana dengan cara yang kedua, cara Lump Sum?

Nanti deh di postingan berikutnya..

image-post

1
Comment
0
Aizelu Aldrin Alnandi
5 August, 08:21
Mau ngomongin tentang investasi di saham.

Jadi gini pak, kalau secara teori, membeli saham untuk inve... View More
Mau ngomongin tentang investasi di saham.

Jadi gini pak, kalau secara teori, membeli saham untuk investasi itu ada 2 teori/cara.
Cara yang pertama disebut dengan Dollar Cost Average (DCA) dan cara kedua disebut dengan Lump Sum.

Keduanya ini baik dengan kelebihannya masing-masing. Tinggal disesuaikan dengan keadaan diri sendiri.

Namun yang jelas untuk bisa memakai satu di antara 2 cara tersebut, bapak mesti punya 2 syarat utamanya, yaitu yang pertama wajib ada duitnya dan yang kedua duit yang mau diinvestasikan mesti duit nganggur, kalau duit dapur mending ngga usah deh pak, ntar malah ribut sama ibu.
(gambar cuma pemanis tanpa gula)

image-post

0
Comment
0
Aizelu Aldrin Alnandi
29 July, 20:16
WELCOME TO @bapakmilenialย ๐Ÿ˜Ž

(WAJIB BACA INI DULU)
โฌ‡โฌ‡โฌ‡โฌ‡... View More
WELCOME TO @bapakmilenialย ๐Ÿ˜Ž

(WAJIB BACA INI DULU)
โฌ‡โฌ‡โฌ‡โฌ‡โฌ‡โฌ‡

Tribe ini merupakan sebuah komunitas bagi kamu yang ingin Transformasi Digital menjadi #DigitalNetworker, meningkatkan Bisnis di Dunia Internet, Pemula yang ingin hasilkan income tambahan tanpa menambah beban pekerjaan yang bisa dikerjakan di mana saja dan kapan saja. Bahkan cukup dengan bermodal HP.

Dan juga menambah wawasan tentang mindset yang asik menjadi bapak milenial.
Mari kita saling berbagi, saling mendukung dengan mengusung semangat: Sehat Keluarga, Sehat Mental, dan Sehat Finansial.

Mohon tidak memposting segala hal yang berbau politik, berita HOAX serta yang menyinggung SARA.

Komunitas ini memiliki Topic Pembahasan, mohon untuk posting sesuai dengan Topicnya ya. Segala pertanyaan akan kita bahas Bersama terutama pada hari Senin โ€“ Jumat pukul 09.00 โ€“ 17.00 WIB ya..

Diperkenankan memperkenalkan usaha dan/atau pekerjaan masing-masing, pada Topic โ€œBisnis Sayaโ€ ya ๐Ÿ˜Š

Nah supaya Anda gak ketinggalan informasi terbaru tentang tribe Ini, Anda wajib download aplikasi Tribelio di bawah ini:
Android: http://bit.ly/TribelioAndroid
IOS: http://bit.ly/TribelioApple

image-post

0
Comment
0
Edited By Aizelu Aldrin Alnandi
Login Register