Praktik Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat sejak 2013, Belajar Desa Wisata dari peraih Desa Digital ADWI, Ekonomi Kreatif, dan Gold Digital Tourism Mark Plus. Desa Berdaya Indonesia Jaya. Ragam Pengembangan dan Penelitian dari tahun 2013. Mari Bergabung!

see more
Public
Travel
605
Galuh Alif Fahmi Rizki
25 October, 22:30
Get Started
Selamat Datang di Desa Wisata Mastery & Community dan Selamat Bergabung!

Untuk memudahkan mengikuti s... View More
Selamat Datang di Desa Wisata Mastery & Community dan Selamat Bergabung!

Untuk memudahkan mengikuti sesi grup ini secara relatime dapat mengakses aplikasi grup ini melalui tautan berikuti
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.app.tribelio

Untuk pembahasan tiap topik dapat diakses di menu topik yang ada di bagian sidebar di grup ini.

12 Tahun Strategi Pengembangan Desa Wisata Tinalah, Praktik Pengembangan Desa Wisata di Indonesia
https://tribeversity.com/course/detail/h9j4psta?source=chief

Update hasil penelitian dapat di akses di menu Topik R&DΒ 
https://tribelio.com/t/tx7gjwtqs/topic/show/23157

Anda dapat berjejaring dengan anggota Grup Desa Wisata Mastery, membuat posting sesuai dengan tema grup, dan informasi terbaru terkait dengan pengembangan pariwisata desa wisata dan info terbaru dari pengembangan di desa wisata daerah Anda dengan membuat Create Post.

Untuk salam perkenalan Anda dapat memberikan hashtag #salamperkenalan dan untuk pertanyaan dapat menambahkan hashtag #tanya untuk memberikan kemudahan kategorisasi dan filtering postingan.

====================

Pengembangan Desa Wisata Tinalah dari 2013 telah menjadi salah satu sumber dan ruang belajar desa wisata. Ini menjadi ruang pemberdayaan berbasis masyarakat di desa dengan penerapan pariwisata berkelanjutan.

Proses digitalisasi desa wisata Dewi Tinalah telah menjadi bentuk adopsi teknologi di desa. Dengan teknologi digtal dan pemanfaatan internet dapat memberikan peningkatan dalam pengembangan desa wisata. Desa wisata semakin dikenal dan memberikan dampak nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.

Digitalisasi Desa Wisata Tinalah diberikan penghargaan dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia Kemenparekraf RI 2021 dan mendapatkan juara kategori Desa Digital Indonesia di Resmikan Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno.Β 

Selanjutnya Dewi Tinalah meraih Gold Digital Champion dalam Creative Tourism Destination Award 2022 Planet Tourism Indonesia by MarkPlus Tourism oleh Begawan Marketing Indonesia Hermawan Kartajaya.Β 


====================

Salam
Galuh Alif Fahmi Rizki

Founder Desa Wisata Mastery
Pegiat Desa Wisata Tinalah

image-post
image-post
image-post
image-post

6
Comments
15
Edited By Galuh Alif Fahmi Rizki
Galuh Alif Fahmi Rizki
30 March, 11:51
Webinar ini akan membahas strategi nyata pengelolaan dan digitalisasi desa wisata yang sudah dipraktikkan langsung di lapangan πŸ™



... View More
Webinar ini akan membahas strategi nyata pengelolaan dan digitalisasi desa wisata yang sudah dipraktikkan langsung di lapangan πŸ™



Link Pendaftaran:
https://galuh-fahmi.myscalev.com/webinar-desawisata

Materi yang akan dipelajari:
πŸ“š Mindset Usaha Sosial
πŸ“š 10 Langkah Jitu Mengelola Desa Wisata
πŸ“š Pengelolaan desa wisata
πŸ“š Strategi produk wisata yang menjual
πŸ“š Digital marketing desa wisata
πŸ“š Tips pendanaan desa wisata
πŸ“š Digitalisasi desa wisata
πŸ“š Pemanfaatan AI di desa wisata

image-post

0
Comment
0
Galuh Alif Fahmi Rizki
9 March, 08:44
Β Webinar Desa Wisata di Era DigitalΒ 


πŸ—“οΈ Hari/Tangg... View More
Β Webinar Desa Wisata di Era DigitalΒ 


πŸ—“οΈ Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
πŸ•˜ Waktu: 09.00–11.00 WIB


Pemateri Webinar:
Galuh Fahmi, Pengelola Desa Wisata Tinalah peraih:
πŸ† Top 5 Desa Wisata Digital ADWI
πŸ… Gold Digital Tourism Mark Plus
πŸ… Silver Award Responsible Tourism Awards Southeast Asia
πŸ… Marketing for Community Empowerment Through Tourism Villages

Materi yang akan dipelajari:
πŸ“š Mindset Usaha Sosial
πŸ“š 10 Langkah Jitu Mengelola Desa Wisata
πŸ“š Pengelolaan desa wisata
πŸ“š Strategi produk wisata yang menjual
πŸ“š Digital marketing desa wisata
πŸ“š Tips pendanaan desa wisata
πŸ“š Digitalisasi desa wisata
πŸ“š Pemanfaatan AI di desa wisata


Link Pendaftaran:
https://galuh-fahmi.myscalev.com/webinar-desawisata

image-post

0
Comment
0
Ali Syarief
18 February, 00:27
terkadang membingungkan
0
Comment
0
Galuh Alif Fahmi Rizki
20 January, 15:02
Inovasi
Salah satu tempat camping menjadi kawasan pengembangan di Desa Wisata Tinalah

image-post

0
Comment
0
Rion
27 December, 01:18
Diskusi
Wae Rebo adalah sebuah desa adat yang berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Desa ini terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, dikelilingi pegunungan dan h... View More
Wae Rebo adalah sebuah desa adat yang berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Desa ini terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, dikelilingi pegunungan dan hutan lebat, sehingga suasananya sejuk, tenang, dan sangat alami. Untuk mencapainya, pengunjung harus melakukan trekking sekitar 3–4 jam, yang justru menjadi bagian dari pengalaman khas Wae Rebo.

Keunikan Wae Rebo

1. Rumah Adat Mbaru Niang
Wae Rebo terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang. Jumlahnya tujuh rumah, melambangkan tujuh arah kehidupan. Rumah ini bertingkat lima dan seluruhnya terbuat dari bahan alami seperti kayu, bambu, dan alang-alang.


2. Budaya dan Tradisi yang Terjaga
Masyarakat Wae Rebo masih memegang teguh adat istiadat leluhur. Setiap tamu yang datang wajib mengikuti upacara adat Waelu’u sebagai tanda izin masuk desaβ€”ini menunjukkan betapa pentingnya nilai sopan santun dan penghormatan terhadap tradisi.


3. Desa di Atas Awan
Pada pagi hari, desa ini sering diselimuti kabut tipis, sehingga dijuluki β€œdesa di atas awan”. Pemandangan ini sangat ikonik dan sering dijadikan objek foto.


4. Pengakuan Dunia
Wae Rebo pernah menerima UNESCO Asia-Pacific Award karena keberhasilannya melestarikan arsitektur dan budaya tradisional secara berkelanjutan.


5. Kehidupan Sederhana dan Harmonis
Tidak ada listrik berlebih atau hiruk-pikuk kota. Warga hidup dari bertani dan menenun, mencerminkan kehidupan yang selaras dengan alam.



Wae Rebo bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga simbol kekayaan budaya Indonesia yang masih terjaga hingga kini. Cocok banget dijadikan tema poster karena visualnya kuat dan ceritanya unik πŸ˜„

image-post

1
Comment
1
Login Register