Komunitas merancang kehidupan terbaik dengan Human Design. Fokus pada desain kehidupan dan prinsip-prinsip Human Design, ALDI memberikan pengetahuan, dukungan, dan sumber daya bagi anggotanya. Anggota berbagi pengalaman, strategi, dan saran untuk mencapai tujuan pribadi dan profesional sesuai dengan desain individu mereka. ALDI membangun lingkungan kolaboratif yang mendukung pertumbuhan pribadi, kreativitas, dan keberhasilan.

see more
Public
Education
7623
What's on your mind?....
Pinned Post · 3 More
Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
8 April, 20:37
Inspirasi
Star this post Report Post
Jadi Penulis dan Arsitek Hidup Anda Sendiri: Mengenal Advance Life Designer melalui konsep Human Design x Life Design x God Design

... View More
Jadi Penulis dan Arsitek Hidup Anda Sendiri: Mengenal Advance Life Designer melalui konsep Human Design x Life Design x God Design

Dalam menciptakan Life Design atau Rancangan Kehidupan yang sukses, Advance Life Designer menawarkan sistem yang terdiri dari 12 kategori kehidupan yang perlu diperhatikan. Kategori-kategori tersebut meliputi: spiritual, kesehatan dan kebugaran fisik, intelektual, emosional, karakter dan kepribadian, cinta dan romantika, orang tua, sosial, keuangan, karir, kualitas hidup, dan visi hidup.

Sistem Advance Life Designer ini mengajak kamu untuk membayangkan, merancang, dan mencapai desain hidup asli kamu, yang tidak dipengaruhi oleh orang lain. Dengan menjadi bagian dari gerakan nasional Life Designers, kamu dapat membuat “Life Design Book” yaitu sebuah buku proposal rancangan kehidupan yang kamu ajukan kepada Tuhan. 

Untuk memulai, kamu perlu memahami blueprint-mu melalui pendekatan ilmu Bernama Human Design, yaitu sebuah sistem pengetahuan diri yang baru dan berbeda dengan sistem yang ada sebelumnya. Human Design didasarkan pada logika dan data empiris. Sistem ini akan membuka pikiranmu dan menunjukkanmu cara membuat keputusan yang tepat, mengatasi hambatan, dan menjadi diri kamu yang sebenarnya.

Human Design menyintesis ilmu esoteris kuno dengan ilmu pengetahuan modern dan menciptakan sistem pengetahuan diri yang benar-benar berbeda dengan sistem yang ada sebelumnya. Sistem Human Design mengenali partikel bernama neutrino sebagai pembawa jejak karakter yang mencetak DNA manusia. Human Design juga menggabungkan berbagai ilmu, seperti I'Ching, astrologi, Tree of Life, Chakra Brahmana, dan fisika kuantum modern, dimana kesemuanya itu berdasarkan logika dan data empiris.

Memahami Human Design akan membantumu menemukan diri sejati yang sebenarnya dan memahami mekanisme tubuh dan jiwa manusia, termasuk perilaku, interaksi, dan evolusi sebagai manusia. Oleh karena itu, Human Design seringkali disebut sebagai "The Manual Book of Human".

Dalam menciptakan Life Design, kamu menciptakan blueprint dan cetak biru kehidupanmu sendiri yang kamu inginkan dengan menggunakan intelektual, pemikiran, dan emosi untuk membuat rencana yang sejalan dengan Human Design-mu dan tujuan hidup yang diinginkan. Dengan menggunakan pendekatan Life Design, kamu dapat mengambil kendali atas hidupmu, membuat keputusan yang berdaya dan mencapai tujuan yang kamu inginkan.

God Design memainkan peran penting dalam proses ini, karena melibatkan menyelaraskan diri dengan kekuatan yang lebih tinggi dan mengakui bahwa setiap individu memiliki tujuan Ilahi. Dengan mengakses kekuatan ini dan memahami blueprint unik yang telah diciptakan oleh Tuhan untuk mereka, individu dapat membuka potensi mereka yang penuh dan menjalani kehidupan yang paling baik.

Mengambil peran sebagai penulis dan arsitek kehidupan terbaikmu adalah konsep yang sangat kuat dan dapat menghasilkan perubahan yang transformatif. Dengan memanfaatkan sistem Advance Life Designer dan menggabungkannya dengan Human Design, Life Design, dan God Design, kamu dapat menciptakan hidup yang sejalan dengan tujuan dan hasil yang diinginkanmu.

Sebagai penutup, merancang hidup yang sejalan dengan Human Design, menggunakan prinsip-prinsip Life Design, dan mengakui kekuatan God Design dapat membawa perubahan yang transformatif dan kehidupan yang lebih memuaskan. Dengan mengambil kendali atas hidup seseorang dan dengan sadar membuat blueprint yang sejalan dengan tujuan dan hasil yang diinginkan, individu dapat menjadi penulis dan arsitek dari kehidupan terbaik mereka. Menerapkan sistem Advance Life Designer dan memadukan Human Design, Life Design, dan God Design dapat membantu individu menciptakan hidup yang sejalan dengan tujuan unik mereka dan hasil yang diinginkan. Jangan ragu untuk bergabung dengan gerakan nasional Life Designer dan mulai membuat Buku Desain Hidup Anda untuk mengambil kendali atas hidup Anda hari ini.

Informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.merancangkehidupan.id/

image-post

54
Comments
27
Edited By Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
28 March, 10:49
Fisika Kuantum
Star this post Report Post
Misteri Alam Semesta: Black Hole dan White Hole

Alam semesta menyimpan banyak misteri yang hingga ... View More
Misteri Alam Semesta: Black Hole dan White Hole

Alam semesta menyimpan banyak misteri yang hingga kini masih diteliti para ilmuwan. Dua di antaranya adalah Black Hole (lubang hitam) dan White Hole (lubang putih). Meskipun keduanya masih penuh tanda tanya, sains telah memberikan gambaran menarik tentang apa yang mungkin terjadi di balik fenomena ini.

Apa Itu Black Hole?

Black Hole adalah wilayah di ruang angkasa yang memiliki gravitasi sangat kuat, sampai-sampai cahaya pun tidak bisa lolos darinya. Bayangkan ada lubang sangat dalam di kain ruang-waktu, dan segala sesuatu yang masuk ke dalamnya akan tertarik terus-menerus hingga tidak bisa kembali keluar. Itulah kenapa disebut “lubang hitam”.

Ciri-ciri utama Black Hole:
• Terbentuk dari bintang yang meledak (supernova) dan kemudian kolaps ke titik sangat padat (disebut singularitas).
• Memiliki gravitasi super kuat.
• Tidak ada benda atau cahaya yang bisa keluar setelah melewati batasnya (disebut event horizon).

Apa Itu White Hole?

Sementara itu, White Hole adalah kebalikan dari Black Hole. Jika Black Hole menyedot segala sesuatu ke dalamnya, White Hole justru “memuntahkan” materi dan energi ke luar, dan tidak ada yang bisa masuk ke dalamnya.

Bayangkan geyser kosmik yang menyemburkan materi dan energi ke luar angkasa. Itulah gambaran White Hole.

Ciri-ciri White Hole:
• Materi dan energi muncul dari titik singularitas.
• Tidak bisa dimasuki oleh benda apapun, bahkan cahaya.
• Memiliki gravitasi “menolak” atau repulsif, mendorong semua benda menjauh.

Apakah Black Hole dan White Hole Terhubung?

Beberapa teori ilmiah menyebutkan bahwa Black Hole dan White Hole bisa terhubung melalui “wormhole” — semacam terowongan ruang-waktu. Dalam gambar yang Anda lampirkan:
• Titik A menunjukkan Black Hole, tempat masuknya materi.
• Titik B menunjukkan White Hole, tempat keluarnya materi.

Ini berarti, secara teori, apa yang masuk ke dalam Black Hole bisa muncul dari White Hole di alam semesta lain, atau bahkan di dimensi lain. Menarik, bukan?

Kenapa White Hole Masih Teori?

Berbeda dengan Black Hole yang sudah teramati secara tidak langsung (misalnya lewat pengaruh gravitasinya atau radiasi di sekitarnya), White Hole belum pernah teramati secara nyata. Beberapa alasan mengapa White Hole masih misteri:
• Tidak stabil: Diperkirakan akan segera runtuh atau berubah menjadi Black Hole.
• Tidak bisa dimasuki: Karena tidak bisa diakses, sulit untuk diamati langsung.
• Sumber energi misterius: Dari mana materi dan energi White Hole berasal belum diketahui.

Pentingkah Mengetahui White Hole?

Walaupun masih sebatas teori, White Hole punya potensi besar dalam dunia fisika dan kosmologi:
• Bisa menjelaskan asal-usul materi baru di alam semesta.
• Mungkin berperan dalam pembentukan galaksi.
• Bisa menjadi jalan menuju pemahaman tentang dimensi lain dan struktur ruang-waktu.

Kesimpulan

Black Hole dan White Hole adalah dua konsep luar biasa dalam fisika modern. Black Hole menyedot, White Hole menyembur. Keduanya mungkin bagian dari sistem yang lebih besar dan kompleks — dan mungkin, seperti dalam gambar, terhubung dalam terowongan ruang-waktu misterius.

Meski White Hole masih sebatas hipotesis, penelitiannya membuka cakrawala baru tentang asal-usul alam semesta dan kemungkinan adanya dimensi lain. Siapa tahu, di masa depan, teknologi kita mampu mengungkap kebenaran di balik lubang-lubang ini.

Simak penjelasan saya selengkapnya di video ini

ANDA WAJIB TAHU! MULTIVERSE! REALITAS KUANTUM & MATERI. TERNYATA KITA = LUBANG HITAM & LUBANG PUTIH!
https://youtu.be/lFc8caXONxw

image-post

1
Comment
0
Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
20 March, 15:14
Purpose
Star this post Report Post
𝐌𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫: 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩 "𝐁𝐲 𝐃𝐞𝐟𝐚𝐮𝐥𝐭" 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩 "𝐎𝐧 𝐏𝐮𝐫𝐩𝐨𝐬𝐞"

Setiap orang sejatinya berhak hidup sukses, bahagia, kaya, sejahtera, damai, dan mulia. Namun, meskipun kita semua merinduk... View More
𝐌𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫: 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩 "𝐁𝐲 𝐃𝐞𝐟𝐚𝐮𝐥𝐭" 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩 "𝐎𝐧 𝐏𝐮𝐫𝐩𝐨𝐬𝐞"

Setiap orang sejatinya berhak hidup sukses, bahagia, kaya, sejahtera, damai, dan mulia. Namun, meskipun kita semua merindukan kehidupan yang ideal ini, kenyataannya, mayoritas orang tidak mengalaminya. Padahal, sejak lahir, Tuhan telah menganugerahi setiap manusia dengan potensi luar biasa serta kemampuan berpikir.

Kondisi hidup, atau yang sering disebut nasib, dapat ditelaah dari proses kehidupan yang kita jalani, terutama sejak masa bayi hingga tiga belas tahun pertama. Dalam proses tumbuh kembang, kita menyerap berbagai pengalaman hidup, baik yang positif maupun negatif seperti trauma, serta informasi, nilai hidup, dan kepercayaan (belief) dari pengasuh utama, yakni orang tua dan lingkungan. Tanpa disadari, semua ini membentuk program pikiran yang menjalankan diri kita.

Program yang tertanam dalam pikiran mencakup belief, value, jati diri, serta batasan dan kemungkinan yang kita anggap sebagai realitas hidup. Program-program ini tersimpan sebagai program default di pikiran bawah sadar (PBS), yang secara otomatis mengarahkan dan membatasi sejauh mana kita bisa berkembang.

Sebagaimana namanya, program default bekerja tanpa kita sadari. Ia mengarahkan, mendikte, bahkan membatasi pencapaian kita dengan menetapkan batas maksimal yang bisa dan boleh kita raih dalam setiap aspek kehidupan—termasuk kesuksesan, relasi, kesehatan, bisnis, karier, dan spiritualitas.

Ironisnya, kebanyakan orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka memiliki program default ini. Kesadaran akan adanya batasan tak kasatmata ini sering kali baru muncul ketika seseorang mulai merenungkan kualitas hidupnya, merasa terjebak dalam pola yang berulang, menghadapi kegagalan yang sama, mengalami hambatan dalam mengubah diri, atau merasakan kebuntuan dalam mencapai impian mereka.

Mereka mulai bertanya-tanya:
"Mengapa saya sulit meraih kesuksesan?"
"Mengapa orang lain lebih mudah sukses daripada saya?"
"Saya sudah bekerja keras, tetapi mengapa belum juga berhasil?"
"Benarkah Tuhan berlaku adil?"
"Apa yang salah dengan diri saya?"

Sesungguhnya tidak ada yang salah dengan diri kita. Semua benar adanya karena kehidupan berjalan mengikuti program default yang ada di PBS.

Setelah menyadari keberadaan program default ini, langkah logis berikutnya adalah mengidentifikasi dan menggantinya dengan program baru yang lebih mendukung kesuksesan hidup.

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐚𝐩𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐠𝐮𝐛𝐚𝐡 𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐃𝐞𝐟𝐚𝐮𝐥𝐭 𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐌𝐮𝐝𝐚𝐡?

Mengubah program default bukanlah perkara mudah. Pikiran bawah sadar memiliki fungsi utama untuk melindungi kita, dan program-program yang telah tertanam sejak lama, sering kali dianggap sebagai kebenaran mutlak.

Akibatnya, mengubah program ini terasa seperti kehilangan jati diri—sesuatu yang selama ini kita anggap sebagai bagian dari siapa kita.

PBS secara alami menolak perubahan. Ia dirancang untuk mempertahankan status quo demi kelangsungan hidup. Perubahan dianggap sebagai ancaman, meskipun perubahan itu sebenarnya baik dan diinginkan.

Bentuk perlawanan PBS, saat kita hendak mengubah program default, adalah dengan memunculkan perasaan tidak nyaman-takut, cemas, gelisah, dan gejala atau gangguan kondisi fisik-sakit kepala, mual, sesak napas, atau yang lain, dengan intensitas tertentu.

Semakin kuat perlawanan PBS, semakin intens perasaan tidak nyaman yang kita alami. Inilah sebabnya mengapa muncul mental block dan emotional block saat seseorang berusaha mengubah hidupnya.

Mental Block adalah hambatan dalam pola pikir, di mana seseorang memiliki keyakinan yang membatasi dan menahan potensinya. Hal ini bisa berupa keraguan diri, takut gagal, perfeksionisme berlebihan, atau pola pikir negatif yang berulang.

Emotional Block adalah hambatan dalam pengolahan emosi, yang muncul akibat emosi negatif yang belum terselesaikan, seperti ketakutan mendalam, kecemasan berlebihan, perasaan tidak berharga, atau trauma emosional masa lalu.

Kedua hambatan ini berperan besar dalam menciptakan resistensi internal saat seseorang ingin mengubah kebiasaan, meningkatkan kualitas hidup, atau mengejar impian yang lebih besar.

Untuk bisa merevisi dan mengganti program default, langkah pertama yang harus dilakukan adalah secara sadar merancang kehidupan yang diinginkan serta menetapkan tujuan hidup dengan jelas. Tanpa arah baru yang jelas, PBS akan tetap bekerja berdasarkan program lama.

Ketika kita mulai menetapkan visi dan tujuan hidup, sering kali muncul ketidaksesuaian antara program lama dengan keinginan baru. Ketidaksesuaian ini menimbulkan rasa tidak nyaman, konflik batin, atau bahkan sabotase diri.

Selain itu, bagi kebanyakan orang, perubahan terasa sulit karena ketakutan akan rasa sakit jauh lebih besar dibandingkan harapan akan kenikmatan yang didapat setelah berubah.

Pada titik inilah strategi dan teknik yang tepat diperlukan untuk dapat mengganti program default di PBS dengan mudah, sehingga mendukung pencapaian tujuan yang kita inginkan.

Ada banyak cara untuk mengubah program default ini. Beberapa yang telah terbukti sangat efektif antara lain hipnoterapi, swahipnosis, teknik swaterapi The Heart Technique®, TUHT, The Void, DNA, teknik mengubah belief berbasis kecerdasan tubuh, energi medan morfik, dan kesadaran.

𝐊𝐞𝐬𝐚𝐝𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐧𝐬𝐭𝐫𝐮𝐤𝐬𝐢 𝐑𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐬

Setelah seseorang berhasil mengganti program default yang menghambat dengan program yang lebih konstruktif, melepaskan trauma masa lalu, mengatasi mental block dan emotional block, ia mengalami peningkatan dan perluasan kesadaran.

Kesadarannya menjadi lebih jernih dan fleksibel. Ia tidak lagi terikat pada program lama, tidak lagi dikendalikan oleh ketakutan, dan tidak lagi terbebani oleh emosi negatif.

Hal ini menghasilkan korelasi sinergis yang lebih tinggi dalam otak, memungkinkan individu untuk mengakses lattice dengan lebih baik.

Lattice, dalam teori Sintergi yang digagas Jacobo Grinberg, adalah substruktur universal yang berisi informasi kuantum murni. Dengan pikiran yang lebih terbuka dan kesadaran yang lebih luas, seseorang mampu menangkap serta memproses realitas dengan cara yang lebih luas dan mendalam.

Dengan kata lain, ketika seseorang berhasil melepaskan keterbatasan bawah sadarnya akibat program default, ia mulai memiliki kapasitas lebih besar untuk mengonstruksi realitas baru yang lebih sesuai dengan tujuan hidupnya.

Program-program baru yang telah diterima oleh PBS akan diperkuat hingga akhirnya menjadi program default baru, yang kemudian mengarahkannya untuk mencipta kualitas hidup baru dengan lebih mudah.

𝐊𝐞𝐬𝐚𝐝𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐫𝐮 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐫𝐟𝐢𝐤 𝐁𝐚𝐫𝐮

Dengan kesadaran barunya, selain mampu mengakses lattice, individu juga mulai terhubung dengan medan morfik yang baru. Medan morfik adalah jaringan informasi kolektif yang menyimpan pola perilaku, kebiasaan, dan keyakinan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Ketika seseorang mengubah program default-nya, ia melepaskan resonansi dengan medan morfik lama yang membatasi pertumbuhannya dan mulai menyelaraskan dirinya dengan medan morfik yang lebih positif, yang mencerminkan potensi dan tujuan barunya.

Tanpa perubahan ini, seseorang yang berpindah ke lingkungan baru sering mengalami "benturan realitas", karena medan morfik yang berbeda. Namun, ketika seseorang telah selaras dengan medan morfik baru yang lebih memberdayakan, ia akan lebih mudah menarik pengalaman dan orang-orang yang mendukung transformasinya.

Dengan kata lain, perubahan di dalam diri menciptakan perubahan di luar diri.

Seseorang tidak hanya berubah secara internal, tetapi juga mengubah medan informasi eksternal yang ia akses, serta resonansinya dengan realitas kolektif yang baru.

Jika kita berani melangkah dengan kesadaran penuh, kita bisa menciptakan realitas baru sesuai yang kita inginkan.

Kesadaran penuh adalah sine qua non untuk bisa melakukan perubahan, menulis ulang kisah hidup dan mencapai versi terbaik dari diri kita.

Mari melangkah dari hidup yang "by default" lama, menuju hidup yang "on purpose", dan akhirnya menjadi hidup yang "by default" baru.

Demikianlah adanya...
Demikianlah kenyataannya...

Ditulis oleh: Dr Adi W. Gunawan

image-post

2
Comment
0
Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
18 March, 13:54
Fisika Kuantum
Star this post Report Post
ANALISIS TESLA: ADA APA DI BALIK DUNIA FISIK-MATERI?

Nikola Tesla mengungkapkan bahwa untuk memaha... View More
ANALISIS TESLA: ADA APA DI BALIK DUNIA FISIK-MATERI?

Nikola Tesla mengungkapkan bahwa untuk memahami rahasia alam semesta, kita harus berpikir dalam istilah energi, frekuensi, dan vibrasi. Dalam pandangan modern, konsep ini telah menjadi bagian dari fisika kuantum, di mana para ilmuwan menggunakan ketiga istilah tersebut untuk menjelaskan fenomena alam di tingkat subatomik. Bahkan, banyak teori yang menyatakan bahwa materi pada dasarnya berasal dari energi yang bergetar dalam frekuensi tertentu.

Namun, apakah ini cukup untuk menjelaskan seluruh realitas alam?

Konsep yang diungkap Tesla masih berfokus pada sesuatu yang dapat diamati atau diukur, meskipun melalui alat bantu canggih. Energi pun, meskipun tidak kasat mata, tetap memiliki karakteristik material karena dapat dideteksi, diukur, dan dikuantifikasi dalam bentuk kuanta—paket energi diskrit sebagaimana yang dijelaskan dalam persamaan Einstein, E = mc².

Dengan kata lain, bahkan di tingkat energi yang paling fundamental, realitas alam semesta masih dapat dijelaskan dalam kerangka materi.

APA YANG BELUM DIUNGKAP TESLA?

Ada satu aspek penting yang tampaknya belum tersentuh oleh Tesla, yaitu pikiran—dalam terminologi sains modern, ini bisa diartikan sebagai data, informasi, sistem operasi, atau bahkan intelligent design.

Analogi sederhananya seperti ini: di balik kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), terdapat desain algoritma yang dibuat oleh programmer. Begitu pula dengan perangkat lunak komputer yang dikendalikan oleh sistem operasi. Bahkan dalam tubuh manusia, perilaku fisik dikendalikan oleh pikiran dan kesadaran.

Jika kita hanya berfokus pada energi dan materi, bagaimana kita menjelaskan keteraturan dalam alam semesta? Apakah mungkin energi dan materi bergerak secara acak tanpa ada panduan informasi yang sistematis? Ataukah alam semesta ini terbentuk secara tiba-tiba dan tanpa arah akibat interaksi energi dan materi yang tidak terkendali?

Di era informasi dan teknologi digital seperti sekarang, kita semakin memahami bahwa eksistensi alam semesta tidak hanya bergantung pada energi dan materi. Ada sesuatu yang lebih mendalam—sesuatu yang bersifat abstrak, metafisik, dan tidak dapat diamati secara langsung melalui alat ilmiah. Inilah yang kita sebut sebagai data, informasi, dan desain intelektual, atau dalam bahasa sehari-hari: pikiran.

MAMPUKAH SAINS MENGUNGKAPNYA?

Pertanyaan besar yang muncul adalah: apakah sains dapat menyingkap realitas di luar ranah energi dan materi? Ataukah kita masih berkutat dalam dimensi yang diungkap oleh Tesla?

Pendekatan terbaik adalah mengombinasikan sains dengan logika rasional. Temuan ilmiah harus dikaji bersamaan dengan kecerdasan akal manusia. Ilmu pengetahuan memang berfokus pada hal-hal yang empiris dan terukur, tetapi peran akal adalah membaca realitas abstrak-metafisik yang tersembunyi di balik dunia fisik.

Berpikir secara logis bukan berarti berhalusinasi atau berfantasi tanpa dasar. Sebaliknya, ini adalah cara berpikir sistematis yang tetap berpijak pada data ilmiah. Dan yang menarik, kita sendiri—manusia—merupakan bukti nyata adanya realitas yang lebih dari sekadar materi. Kita adalah makhluk yang terdiri dari elemen fisik dan abstrak. Pikiran mengendalikan tubuh, dan kesadaran membimbing tindakan kita.

Maka, jika kita ingin memahami alam semesta, mungkin cara terbaik adalah dengan memahami diri kita sendiri terlebih dahulu.

Yuk tonton video-video Nikola Tesla dan rahasia alam semesta di playlist Serial Nikola Tesla
https://www.youtube.com/playlist?list=PLucMEqhmuDh1hTuni6mPw3sV0ookvSOcN

image-post

2
Comment
0
Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
13 March, 14:09
Human Design
Star this post Report Post
Who Am I?

Pernahkah kamu bertanya-tanya, “Siapa aku sebenarnya?” Pertanyaan ini mungkin sederhana,... View More
Who Am I?

Pernahkah kamu bertanya-tanya, “Siapa aku sebenarnya?” Pertanyaan ini mungkin sederhana, tapi jawabannya bisa sangat dalam dan bermakna. Dalam ilmu Human Design, siapa diri kita yang sesungguhnya terbentuk dari dua hal utama, yaitu nature (desain asli) dan nurture (pengaruh lingkungan).

Nature: Diri Asli Kita

Nature adalah cetak biru atau desain alami yang dibawa sejak lahir. Ini seperti cetak biru unik yang sudah ada sejak kita lahir ke dunia. Setiap orang memiliki sifat dasar, bakat, dan potensi unik yang sudah dibawa sejak lahir, layaknya benih yang sudah memiliki informasi tanaman apa yang akan tumbuh darinya.

Misalnya, ada orang yang terlahir dengan kemampuan seni yang kuat, sehingga dengan mudah menggambar atau bernyanyi. Ada juga yang memiliki bakat menjadi pemimpin, yang sejak kecil terlihat pandai mengatur dan memotivasi teman-temannya. Semua ini adalah bagian dari “desain alami” kita—apa yang disebut sebagai human by design.

Namun, sayangnya, banyak orang tidak menyadari potensi alami ini karena terlalu sibuk mengikuti hal-hal yang diharapkan orang lain.

Di sinilah masuk konsep kedua, yaitu nurture.

Pengaruh Lingkungan (Nurture)

Nurture adalah kondisi eksternal atau lingkungan yang membentuk kita. Ini meliputi pola asuh keluarga, pendidikan, budaya, agama, lingkungan sosial, bahkan pergaulan di sekolah. Semua ini bisa mempengaruhi cara kita berpikir, bertindak, dan mengambil keputusan.

Bayangkan, benih yang tumbuh dalam tanah subur dan disiram secara teratur akan tumbuh sehat. Namun jika ditanam di tempat kering dan kurang perawatan, tumbuhnya mungkin kurang optimal.

Begitu juga dengan manusia. Kadang lingkungan kita mendukung berkembangnya potensi alami kita, tapi kadang juga justru menekan atau menghambatnya.

Contohnya, seseorang yang lahir dengan bakat seni namun tumbuh dalam keluarga yang lebih menghargai profesi sebagai dokter atau insinyur, mungkin tidak akan mengembangkan bakat seninya secara maksimal karena tekanan atau harapan dari luar.

Menyatukan Nature dan Nurture Melalui Human Design

Human Design hadir untuk membantu kita menemukan siapa diri kita sebenarnya, di balik semua pengaruh eksternal. Ini seperti peta yang membantu kita mengenal nature kita, sekaligus menyadari pengaruh nurture yang selama ini membentuk diri kita.

Dengan memahami Human Design, kita bisa kembali ke “desain alami” kita—hidup sesuai bakat, potensi, dan tujuan sejati yang memang sudah dirancang sejak lahir. Hidup pun menjadi lebih mudah, bahagia, dan penuh makna, karena kita tidak lagi memaksakan diri mengikuti jalur yang tidak sesuai.

Kesimpulan

Jadi, “Siapa aku?” adalah kombinasi unik antara nature (diri asli kita berdasarkan cetak biru alami) dan nurture (pengaruh lingkungan eksternal). Memahami keduanya lewat Human Design bisa membantu kita hidup lebih otentik, nyaman, dan sesuai dengan siapa kita sesungguhnya.

Karena ketika kita hidup sesuai desain asli kita, kita akan merasakan kebahagiaan sejati yang memang telah menjadi hak kita sejak awal.

Jadi, sudahkah kamu mengenal dirimu yang sesungguhnya?

Ayo temukan jawabannya melalui Human Design! Kunjungi humandesign.merancangkehidupan.id untuk informasi lebih lanjut!

image-post

1
Comment
0
Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
30 January, 05:56
Life Design
Star this post Report Post
Merancang Hidup Impian—Versi Terbaik Dirimu Sudah Menunggu di Masa Depan

Setiap orang memiliki i... View More
Merancang Hidup Impian—Versi Terbaik Dirimu Sudah Menunggu di Masa Depan

Setiap orang memiliki impian besar dalam hidupnya. Namun, sering kali kita meragukan apakah impian tersebut benar-benar bisa terwujud. Kita bertanya-tanya, “Apakah saya cukup mampu?” atau “Bagaimana jika saya gagal?”

Tapi, bagaimana jika kita berpikir sebaliknya? Jika sebuah impian hadir dalam benak kita, bukankah itu pertanda bahwa versi terbaik dari diri kita di masa depan sudah ada dan sedang menunggu untuk diwujudkan?

Seperti yang diungkapkan dalam kutipan inspiratif, “Jika kamu bermimpi begitu besar, itu karena versi dirimu itu sudah ada di masa depan.” Ini bukan sekadar kalimat motivasi kosong, melainkan sebuah gagasan bahwa impian kita adalah representasi dari kemungkinan yang nyata.

Menjadi Arsitek Kehidupan Anda Sendiri

Kehidupan bukan sesuatu yang terjadi begitu saja, melainkan sesuatu yang bisa kita rancang dan bangun dengan penuh kesadaran. Advance Life Designer Institute memperkenalkan konsep Life Mastery, yang membantu kita memahami bahwa hidup terdiri dari 12 aspek utama yang perlu diseimbangkan:

1. Spiritual – Hubungan kita dengan Tuhan dan makna hidup.
2. Kesehatan dan Kebugaran – Kesejahteraan fisik yang mendukung produktivitas.
3. Intelektual – Kemampuan berpikir, belajar, dan berkembang.
4. Emosional – Keseimbangan perasaan dalam menjalani hidup.
5. Karakter dan Kepribadian – Nilai-nilai yang membentuk diri kita.
6. Cinta dan Asmara – Hubungan yang penuh kasih dan mendukung pertumbuhan diri.
7. Parenting – Peran kita sebagai orang tua dalam membentuk generasi masa depan.
8. Sosial – Interaksi dengan komunitas dan lingkungan sekitar.
9. Finansial – Manajemen keuangan yang stabil dan berkelanjutan.
10. Karir – Perjalanan profesional yang selaras dengan visi hidup.
11. Kualitas Kehidupan – Kenyamanan dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari.
12. Visi Kehidupan – Gambaran besar tentang masa depan yang ingin kita wujudkan.

Ketika kita memahami bahwa hidup adalah hasil dari keputusan dan tindakan kita, kita mulai mengambil kendali penuh atas nasib kita sendiri.

Langkah-Langkah Mewujudkan Versi Terbaik Diri Anda

Untuk mewujudkan impian besar, kita membutuhkan pendekatan yang sistematis dan terarah. Berikut adalah tiga langkah utama dalam merancang kehidupan impian:

1. Membayangkan (Envision)
• Bayangkan dengan jelas siapa Anda ingin menjadi dan bagaimana kehidupan ideal Anda di masa depan.
• Visualisasikan diri Anda sudah mencapai impian tersebut. Bagaimana perasaan Anda? Apa yang Anda lakukan?

2. Merencanakan (Plan)
• Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang spesifik.
• Buat strategi dan langkah-langkah konkrit untuk mencapainya.

3. Mewujudkan (Achieve)
• Ambil tindakan nyata setiap hari, sekecil apa pun langkah itu.
• Hadapi tantangan dengan sikap fleksibel dan terus belajar dari setiap kegagalan.

Jalan menuju impian tidak selalu mudah, tetapi setiap langkah kecil yang kita ambil akan membawa kita lebih dekat ke versi terbaik diri kita.

Impian Besar = Takdir yang Harus Dikejar

Banyak orang menyerah sebelum benar-benar mencoba karena takut gagal. Padahal, kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar.

Jika Anda memiliki impian besar, jangan abaikan panggilan itu. Itu bukan sekadar keinginan biasa—itu adalah gambaran dari diri Anda yang sudah ada di masa depan, menunggu untuk diwujudkan.

Saatnya berhenti ragu dan mulai bergerak! Jadilah arsitek bagi kehidupan Anda sendiri.

Jika Anda siap untuk mengambil langkah nyata dalam merancang hidup impian Anda, Advance Life Designer Institute siap membantu Anda dengan program yang dirancang khusus untuk membimbing perjalanan Anda.

Kunjungi https://www.merancangkehidupan.id/ sekarang dan mulailah perjalanan menuju versi terbaik diri Anda!

image-post

0
Comment
0
Edited By Dimas Satya Lesmana S.T., M.B.A.
Login Register